Teori iterasi (metoda Newton raphson)
Suatu persamaan dengan bilangan anu (x) dapat diekspresikan dengan suatu deret pangkat
yang dikembangkan oleh Taylor dan disebut deret Taylor yang bentuknya seperti berikut
Kalau komponen setelah derivative pertama di drop dengan asumsi persamaan tersebut sudah menjadi
konvergen setelah/ hanya sampai komponen kedua pertama, maka persamaan itu hanya menjadi :
sehingga dapat dikatakan kalau ada suatu persamaan dengan bilangan anu (x), maka nilai x itu dapat
dihitung sama dengan nilai x (misalkan xo) dikurangi dengan nilai persamaan itu kalau nilai x nya = xo
dibagi dengan turunan (pers diferensial) persamaan itu terhadap x (dx)
Dengan pernyataan diatas, x dipilih nilai sembarang yang dalam hal ini dibuat = xo
Nilai x yang baru didapat perlu dilihat apakah bedanya terhadap nilai x yang ditentukan sembarang se-
mula (xo) masih besar ?
* Kalau ternyata masih terlalu besar, maka disimpulkan bahwa x = xo yang dipilih embarang tadi ma-
sih jauh dari nilai x yang benar
Pada kondisi ini x dihitung ulang lagi dengan dasar x yang terakhir didapat. Artinya kalau x yang ter-
akhir itu diumpamakan = x1, maka x yang akan dihitung selanjutnya kita sebut x2
* Kalau nilai x yang didapat terakhir mempunyai beda yang kecil bahkan kecil sekali sampai bedanya
terhadap xo sudah sekecil dari yang dianggap tidak berarti lagi, maka nial x itulah yang nilai yang
bisa dianggap benar. Pada kondisi ini, hitungan dikatakan konvergen (errornya sudah menyempit/ -
kecil )
selengkapnya dowload
disini 258.5 kB bentuk file xl